Tampilkan postingan dengan label Modifikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modifikasi. Tampilkan semua postingan

12 Des 2011

Skubek Baru Suzuki Nex Meluncur 15 Desember

Skubek Baru Suzuki Nex Meluncur 15 Desember


Akhirnya, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bakal secara resmi meluncurkan skubek barunya. Dari undangan yang diterima redaksi, Suzuki Nex akan dilaunching pada hari Kamis, tanggal 15 bulan Desember 2011.

Mengambil lokasi di sebuah hotel di kawasan Ancol, Suzuki juga akan menggelar sesi test ride di sekitar lokasi peluncuran. Jadi enggak sabar menanti jagoan baru Suzuki!

Terlebih Suzuki Nex ini baru saja menerima rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai "skubek paling irit di Indonesia". Saat diuji di sirkuit Sentul Bogor, Suzuki mengklaim 1 liter bahan bakar bisa digunakan untuk menempuh 79,6 kilometer.

Data yang sudah banyak beredar di dunia maya, menyebutkan Suzuki Nex ini mengusung mesin 1 silinder SOHC, 113cc dengan konfigurasi diameter piston 51,6 mm dan stroke 55,2 mm.

Mesin ini mampu memuntahkan tenaga hingga 9,38 PS pada 8800 rpm. Klaim tenaga ini juga diyakini lebih besar dari Honda BeAT yang hanya 8,22 PS, dan Yamaha Mio 8,35 PS. (motorplus-online.com)

Suzuki Satria FU 150, Bebek 4 Tak 200 cc Tercepat

Di kelas bebek s/d 200 cc 4-tak tune-up ajang Pertamina Enduro Pertamax Corsa Dragbike Championship 2011, Suzuki Satria F 150 pacuan Dani Tilil tak ada lawan. Pria berbadan kurus itu menorehkan catatkan waktu 7,783 detik di sirkuit Jl. Benyamin Sueb (27/11) lalu. Timingnya terkecil diantara rivalnya.

Sukses Tilil disupport abis Hari Novrian, mekanik AHM SKM Harry Motor. Kebetulan Uda, sapaan karib Hari, piawai juga garap mesin bebek Hyperunderbone buat liaran trek 800 meter yang kapasitasnya hampir 300 cc. Yang liaran pernah diulas MOTOR Plus juga.

“Buat turun pada jarak 201 meter, spek dan setingan mesin beda sedikit. Terutama kem dan stroke. Tapi, Tilil bilang powernya hampir mirip 300 cc. Padahal setingan spuyer masih dibikin agak boros untuk kejar aman,” ujar Uda yang mengaku mesinnya baru digarap kurang dari 2 minggu ini.

Perbedaan spek dan setingan yang diakui Uda, lebih fokus pada ubahan kem. Untuk trek resmi 201 meter, kem yang dipercaya durasinya dibikin 310 derajat. Sehingga mesin tetap mantap di akselarasi tanpa kurangi performa di top speednya.

“Durasi dibuat kembar. Untuk klep isap membuka 50º sebelum TMA (Titik Mati Atas) dan menutup 80º setelah TMB (Titik Mati Bawah). Sedang klep buang membuka 80º sebelum TMB dan menutup 50º setelah TMA,” imbuh Uda yang buka bengkel di Jl. H. Naman Blok R6/2B, Pondok Kelapa, Jakarta Timur itu.
Racikan kem dimaksimalkan ruang bakar yang diseting dengan rasio kompresi 13,2 : 1. Dibikin agak tinggi agar tenaga bawah lebih responsif. Sebab untuk bisa cepat, mesin 184,7 cc itu kini andalakan seher bore up diameter 66 mm punya Tiger dan naik stroke.

“Kalau posisi big end tetap. Cuma pasang pen stroke ukuran 3 mm. Sehingga langkah seher sekarang jadi 54 mm,” tegas Uda yang mempercayakan knalpot DBS custom untuk pipa gas buangnya.

Lalu di trek Jl. Benyamin Sueb yang cenderung panas, asupan gas bakar disuplai Pertamax Plus dan udara dari karbu PE 28 reamer 1 mm bagian atas dengan setingan spuyer 132/50. Apalagi buka-tutup aliran gas bakar diatur payung klep standar F 150, yang menurut bapak 1 anak ini dirasa masih mumpuni.

“Karena mesin baru jadi, setingan spuyer dicoba dibikin lebih basah dulu biar aman waktu race. Terlihat dari elektroda busi hasil pembakaran yang warnanya masih agak kecoklatan. Padahal kalau time mau dibikin lebih cepat lagi, bisa saja sih. Caranya dicekek lagi. Kemarin bisa pasang main-jet sampai 125 atau turun 3 step lagi,” lanjut Uda.

Nah, dari semua ubahan tadi, komponen vital penentu kemenangan motor Dani Tilil adalah kampas koplingnya. Tanpa didukung peranti yang tepat, tenaga motor enggak maksimal ke roda belakang.

Tak ayal Uda mempercayakan kampas kopling Suzuki RGR150. Katanya materialnya lebih kuat dan penampang permukaan kampasnya lebih lebar. Resiko kampas slip jauh dari bayangan. Sebab dibanding aslinya, jika dipakai untuk balap biasanya tapak kampas gampang lepas. Selain itu umur pakainya enggak bisa lebih dari 2 kali turun. Lebih awet jadinya. Awas! (motorplus-online.com)

21 Jul 2011

Sepeda Fixie, Cetak Jutaan Rupiah dari Sepeda Bekas


Bisnis sepeda fixie merupakan pilihan yang mengiurkan, mengingat trend bersepedaa saat ini sedang pada puncaknya, ketika isu go green mulai didengungkan dibandingkan dengan bisnis sepeda Mountain Bike (MTB) atau jenis sepeda lainnya.

Dengan bermodal dana sekira Rp1 juta sudah mampu membuat sepeda fixie yang mampu dijual dengan harga minimal Rp1,5 juta.

Dari sepeda bekas seharga Rp250 ribu hingga Rp500 ribuan bisa berubah menjadi sebuah sepeda dengan harga jual mencapai Rp1,5 juta bahkan puluhan juta rupiah. Dengan diberi sentuhan sedikit sehingga menjadi sebuah sepeda yang cukup unik dan enak dilihat. Biasanya disebut dengan istilah sepeda fixie atau fixied gear.

"Bisnis sepeda fixie saat ini sangat menggiurkan, apa lagi anak muda jaman sekarang lagi senang-senangnya bersepeda," ujar penjual sepeda via internet, Fay saat ditanyai okezone.

Model untuk membuat sepeda fixie terbilang cukup murah, dengan modal sekira Rp1 juta bisa membuat sebuah sepeda fixie. Rincian dana sebagai berikut, Rp500 ribu digunakan untuk pembelian sepeda balap bekas, (selain sepeda balap juga bisa untuk di bentuk sebagai fixie), dengan sepeda bekas tersebut tidak perlu banyak perubahan untuk membentuk sebuah sepeda fixie, sehingga sisa dana tersebut bisa digunakan untuk restorasi ubahan sesuai dengan keinginan pasar, mulai dari pengecatan, dan sebagainya.

Dana pengecatan sekira Rp100 ribu bahkan bisa ditekan menjadi Rp50 ribu dengan menggunakan cat semprot. Selain pewarnaan, dana lainnya juga bisa dibelikan velg ditambah ban dan sebagainya seharga Rp300 ribu.

Sedangkan untuk sepeda fixie spesifikasi diatas rata-rata, bisa disiapkan dana sekira Rp2 juta, dengan modal Rp2 juta sepeda fixie spesifikasi diatas rata-rata tersebut mampu dijual dengan kisaran harga Rp3 juta hingga Rp4 juta.

Untuk pembelian sperpart sepeda, biasanya dilakukan di kawasan pasar Kebayoran Lama, disana terdapat banyak distributor part sepeda, mulai dari yang untuk umum hingga yang khusus menjual part fixie. Untuk harga sudah terbilang murah, dengan kemampuan menawar harga bisa semakin murah lagi dibandingkan tempat lainnya.

Untuk melakukan bisnis sepeda fixie, diutamakan kita harus mengetahui harga-harga untuk sparpartnya, karena setiap distributor beda harga, selain itu juga harus mengerti mana barang yang kualitas bagus dengan kualitas murahan

"Kita harus mengetahui perbedaan harga spare part, dan mengetahui kualitas barang yang dibeli," ungkapnya.

Untuk media pemasarannya, saat ini sudah terbilang mudah, bisa melalui komunitas-komunitas sepeda, bahkan dengan kemajuan tekhnologi, media internet pun bisa menjadi tempat pemasaran yang efisien bahkan gratis, seperti situs jejaringan facebook dan twiter bahkan bisa melalui online shoop seperti bukalapak.com atau kaskus.

Sepeda fixie sendiri meruapakan sebuah sepeda dengan sistem pergerakan bisa berjalan maju atau berjalan mundur atau jaman dulu disebut dengan istilah doltrap, saat ini pun warna sepeda fixe berfariasi, mulai dari kuning, hijau, biru dan lainnya. Sepeda fixie sendiri telah menjadi trend bagi anak muda Indonesia.

Mengingat semakin tingginya trend bersepeda, sudah bisa dipastikan bisnis usaha jual beli sepeda tidak akan ada matinya, dan semakin banyaknya masyarakat yang sadar akan kesehatan maupun kepedulian terhadap lingkungan.



Yamaha Mio, Edan, Lebih Cepat Lagi




Yamaha Mio 2009 milik Vincent dari Vincent’s B-Nana Racing Gallery Team kini tercepat. Turun di kelas matik s/d 300 cc waktunya 07.086 detik. Mio dibetot Ayip Rosidi itu paling cepat dari semua kelas yang dilombakan di Nite Battle Pertamina Enduro-KYT Drag Bike dua minggu lalu.

Lebih cepat dari Yamaha Mio Imam Ceper asal Tomo Speed Shop yang ditulis minggu lalu. Waktunya 07,166 detik.

Salah satu faktor gaya joki saat start mesti smooth. “Sehingga roda belakang enggak liar penyebab konsentrasi hilang dan turun rpm,” ungkap Denny Helen alias Otoy, mekanik B-Nana Racing.

Diakui tunner dari Jl. Pademangan II, No. 131C, Jakarta Utara, skubek garapannya memang rancangan mekanik Thailand. Tapi, saat main di sini, speknya mesti diturunkan karena menurut Otoy ubahannya terlalu extreme hingga berisiko motor nggak tahan lama juga cepat jebol.

Bagian mesin yang perlu di revisi kata Otoy adalah kompresi. Jika awalnya tinggi, piston LHK diameter 66 mm itu dibikin mendam sekitar 2 mm dengan menambah pakai aluminium tebal 3,5 cm di bawah silinder blok.

“Ketebalan paking menyesuaikan ubahan stroke 86 mm setelah pen piston ganti diameter 16 mm lebih dulu dan digeser 6,5 mm pada di kruk-as. Caranya lubang asli ditutup lalu dibikin ulang lebih maju,” lanjut Otoy yang hanya menyebut setang piston pakai motor sport Suzuki.

Selain kompresi, gas bakar dari karbu PE reamer 32 mm, setingan spuyer 45/130. Debitnya diatur kem Thailand yang durasinya lebih sempit. Kata pria berperawakan kecil ini, pinggang bubungan kem dibikin jadi 17,5 mm dari aslinya 19 mm. Namun tinggi bubungan tetap dipertahankan yaitu 26 mm. (motorplus-online.com)

Rangka Lebih Panjang

Salah satu pendukung skubek Mio tim B-Nana Vincent’s MC Racing melesat lebih cepat, terbukti ada pada rangka alumunium yang dipakai model terbaru. Katanya sih lebih panjang dari terdahulu.“Memang sih lebih panjang beberapa cm dari yang terdulu. Makanya enggak perlu lagi tuh pasang undur-undur. Tapi, tingginya tetap, meskipun proses bongkar karburator yang sekarang menjadi lebih rumit,” ungkap Denny Helen alias Otoy, mekanik B-Nana Racing.

Disebutkan Otoy juga bahwa perubahan paling detail dapat dilihat pada bagian rangka dekat komstir hingga ke tengah. Bentuknya sekarang lebih turun dan juga sudah diperkuat konstruksinya. Ubahan itu seakan membuat posisi joki jadi makin rata dengan motor saat dipacu.

Dengan ubahan ini pun memaksa gaya joki mengubah posisi atau gaya saat start. “Kalau dulu, kaki kanan biasa ke belakang seperti akan menahan motor. Tapi, sekarang kedua kaki mesti di depan dan posisi badan lebih merunduk,” wanti Otoy yang pernah jajal langsung skubek ini di Thailand.

DATA MODIFIKASI
Knalpot : B-Nana Racing Exhaust
CDI : Nouvo Sepco 1V7
Ban : Vee Rubber
Roller : 10 gram Mio Soul
Rasio : 18/38

11 Jun 2009

touring Bledug CB Krian ke jombang



HUT CB Jombang sungguh meriah.semua club CB seantero jawa ato mungkin dari luar jawa semua nya berkumpul di jombang.para penggemar CB berkumpul bertuakr pikiran, saling menjalin silaturohmi sesama club.

14 Jul 2008

Minimalisa si hitam manis


ya untuk yang satu ini modifikasi minimalis diterapkan pada si manis Mio 2007 milik Benny Ubaidillah,Programer PT Hansa Pratama sidoarjo.aliran minimalis ini dipih karena sangat relefan untuk nongkrong..touring...and yang penting bebas dari kejaran bapak Polisi.ubahan yang diterapkan si empunya pada si hitam manis cukup simpel.mio sporty keluaran 2007 ini di permak di bagian kaki..pelek balok di pensiunkan di ganti dengan pelek alumunium 14" bermerek Zipp..penambahan aksesoris seperti keranjang, adfisor dan pernik lainya menambah tampilan minimalis dari si hitam manis ini...ya kalo da kayak ginu di buat ngantor enak apalagi di buat gonceng si doi mah.....tambah maknyusssssssss....untuk mesin mah di rubah cuma dibagagian CVT aj kan bukan untuk balap, tapi yang penting kalo di ajak ke kantor cepet nyampek deh.....

si mio cinta ama yang 17"


Merah meriah oi....ya tu kan kata orang!!!tapi beda lagi ni persepsi dari mekanik balap asal kota krian...yamaha mio miliknya di permak abis....empunya kurang puas dengan bodi mio yan pake pelek 14".ujung- ujungnya pelek 14" di pensiunkan digantikan dengan pelek alumunium 17" bertapak lebar.wah al hasil penampilan si merah ini jadi meriah banget.ya itung - itung di buat istri nganter anak sekolah biar cakepan dikit, tutur si empunya.modifikasi untuk kaki-kaki ini paling sering di lakukan oleh pemilik mio di antero jagat ini...tambah manis ce....penampilan si mio....

Telanjang tambah seksi


wah....hancur lebur semuanya....baru aja turun dari dieler...si mio udah di telenjangin.....kacian banget ya!!!!!alhasil tampilan mio jadi seksi abis...tu liat rangkanya aja da keliatana....tampilan dragluck ini diusung si empunya untuk mendandani mio keluaran 2008 ini....pemakaian part racing semuanya ada disini.dari pelg 17" TDR, disk brake merek TDR, dan tidak kalah lagi semua komponen CVT and mesin Full Part dari KITAKO...ya jadinya si mio...larinya kuencueng....wussssss..tapi buat jemput si doi tetep asikkkkkkk.....

Satria memang Kesatria


satria memang kesatria...ya cuma itu yang bisa di ucapin kalo ngeliat motor satria F150 milik Hendro Satrio,dragster kawakan dari kota Krian Sidoarjo.kurang puas ama performa motor biasa, jadi si doi pilih motor sport tapi bisa juga di buat malam mingguan.tampilan motor ini ce tampak sederhana saja, tapi jangan salah di arena balap liar ni motor siap deh...kalo ada yang ngajak adu kebut...jangan ngeremehin karena tampilan yang standart.

Merubah Nama Domain Localhost

Assalamu’alaikum wr. wb. Bagi temen-temen semua khususnya yang hoby coding dengan php mungkin dah nggak asing lagi dengan kata “localhost”....